12 Sya'ban 1440 H

Hits: 36

Oleh: DWIWAP.COM

Tidak sedikit umat islam penulis jumpai dalam masyarakat awam maupun tidak, mengklaim sesat salah satu golongan islam yang sudah di resmikan oleh ketua golongan nya yaitu (majelis ulama indonesia). Menurut penulis tidak semua pengikut golongan islam yang mereka anggap sesat itu lalu sesat semua pengikutnya dan tidak semua yang mereka anggap benar, lalu benar semua pengikutnya.

Contoh saat ini golongan atau yang mereka sebut ormas islam yang kerap kali di pandang sebelah mata oleh hampir semua umat islam baik oleh pengikut golongan islam yang lainnya maupun mereka yang menamakan (manhaj salaf/salafi). Yang paling sering penulis dengar di pandang sebelah mata yaitu golongan ldii, hti dan sekte syiah, inilah yang paling sering di pandang sebelah mata.

Namun saat ini yang sedang di bahas adalah holongan ldii. Hampir seluruh umat islam memandang sebelah mata golongan islam yang satu ini. Seluruh imat islam semua mengatakan mereka ldii sesat dengan alasan begini-begitu.

Namun tunggu dulu jangan buru-buru memvonis semua sesat. Tidak semua mereka sesat seperti yang kalian sangka. Yang mereka atau anda anggap sesat itu hanya sebagian tidak semuanya. Mungkin ibarat kata pas yang mereka liat atau kebetulan mereka dengar saja. sebenarnya jika kita mau berpikir luas golongan nu dengan golongan ldii itu lebih sesatan nu. Tapi golongan nu tidak keliatan karena golongan ini terbanyak pengikutnya sangking banyaknya pengikutnya nyampe tidak ketara sesatnya. Sesat atau tidaknya suatu pengikut tidak bisa di liat dari jumlahnya pengikut. Ldii kenapa bisa begitu ketara sesatnya dan banyak di pandang sebelah mata oleh mayoritas umat islam lainnya karena jumlahnya sedikit, dan kebetulan yang diliat dengan mata kepala mereka pas tidak sepaham.

Seperti apa sih sesatnya?. Ada orang yang mengatakan bahwa setelah sholat di masjid ldii itu di pel. Tau dari mana? Dari kata si anu dan si anu dan seterusnya. Ternyata hasil katanya-katanya, mayoritas mereka tidak melihat dengan mata kepalanya sendiri mereka rata-rata dapat dari hasil berita asumsi dari media dan sebagian dari kata si A dan si A dapat katanya si B dan seterusnya.

Memang betul jika diliat dari motto Pendiri golongan ldii. Jika masuk ke golongannya harus di ba’iat dan jika keluar dari golongannya mereka di cap kafir oleh ketuanya, itu memang benar penulis pernah mendengar percakapan dari salah seorang ustad ldii dengan jamaahnya yang di rekam.

Namun tidak semua pengikut ldii sesat seperti yang mayoritas sangka, tidak semua pengikut ldii ngepel mesjid jika habis buat sholat golongan lainnya. Mereka yang pel adalah pengikut ldii yang taqlid buta, sama seperti ahli bidah dari golongan lainnya yang taqlid buta.

Sebenarnya penulis yakin tidak semua mereka mematuhi peraturan pemimpinnya dan diantara mereka ada yang mengingkari peraturannya pemimpinnya dalan hati ataupun terang-terangan ngan. Untuk membuktikan silahkan berteman dengan orang pengikut ahli bidah dari golongan ldii yang cerdas, ingat yang cerdas ya. Jangan yang taqlid buta. Karena orang yang taqlid buta mereka pasti akan mengikuti pemimpinnya sekalipun masuk kedalam jurang. Begitupun pengikut golongan nu yang cerdas mereka juga banyak yang mengingkari kesesatan yang mereka jalanin, (mengingkari dalam hati). Tapi mereka tidak bisa mengingkari dengan terang-terangan. Karena hidup sebuah desa yang mayoritas seperti saat ini terjadi, mungkin bagi mereka terasa berat karena ibarat bagaikan menggenggam bara api. Kecuali hidup di sebuah perumahan komplek mereka bisa mengingkari dengan mraktekin langsung. Karena ibarat kata hidup di komplek perumahan mewah itu. Ibarat “kamu-kamu dan saya-saya”. Kata orang betawi lu-lu dan gue-gue tapi intinya tugas kita hanyalah menyampekan bahwa yang ini benar ada perintahnya dan yang ini tidak benar tidak ada perintahnya. Bilang ke mereka kenapa harus menjalankan yang tiada perintahnya sedangkan yang ada perintahnya masih banyak yang belum di kerjakan. Islam itu mudah dan tidak sulit. Tapi jangan di permudah dan di persulit. Intinya ibarat hadits nabi sampaikanlah walaupun hanya satu ayat. (sampaikanlah yang benar itu bener yang salah itu salah).

Kesimpulannya pengikut golongan islam apapun yang mereka anggap sesat belum tentu sesat semua begitupun yang dianggap benar tidak semua mereka pengikutnya benar. Di antara mereka yang di anggap dari golongan sesat itu ada yang bertakwa dan beriman (taat) dan diantara yang benar/mengklaim golongan islam paling benar diantara mereka pengikutnya juga ada yang tidak beriman dan tidak bertakwa.

Intinya seluruh umat islam mereka ada yang taat dan ada yang tidak taat. Begitupun dengan sexte syiah dan lainnya dan berikut firqohnya dan dari sexte apapun yang masih masuk di golongan islam yang beriman pada Alloh yang sama, kitab yang sama dan nabi yang sama. Mereka semua ada yang taat dan beriman dan ada yang mengingkari pemimpinnya yang menyimpang dari sariat islam dan sebaliknya diantara mereka juga tidak sedikit yang sesat yang kluar dari jalur islam karena mengikuti/taqlid buta.

Wallohu alm

Comment

0Shares
tags:

Populer post