19 Zulhijjah 1440 H

1,441 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini


Oleh: DWIWAP.COM

SELAIN ISLAM BUKAN AGAMA ALLAH, TAPI AGAMA BUATAN SETAN DARI GOLONGAN MANUSIA YANG SESAT TERDAHULU.

Selain Islam bukan agama Allah tapi kepercayaan yang di klaim agama oleh setan-setan dari golongan manusia terdahulu.

Mengapa umat Islam mayoritas di Indonesia maupun negara lain nya mengakui sebagai selayaknya agama? Karena umat Islam mayoritas di dunia condong taqlid buta.

Khususnya di Indonesia mayoritas umat Islam nya condong taqlid buta dan fanatik buta. Baik itu pemerintah agama maupun pemerintah negara nya semua condong taqlid buta.

Bahkan saking taqlid buta nya, kepercayaan-kepercayaan setan dari golongan manusia terdahulu yang di kembangkan oleh orang-orang kafir tersebut. Di resmikan menjadi seolah-olah agama Allah. Akhirnya orang-orang yang condong taqlid buta terjebak dalam pembodohan yang begitu sangat. Hingga turun temurun. Hingga di jaman sekarang ini.

Orang kafir semua mengklaim semua agama itu baik. Akhirnya sebagian umat islam yang taqlid buta dan fanatik buta terbawa arus pembodohan oleh mereka, akhirnya ikut-ikut tan mengatakan bahwa semua agama itu baik tidak peduli itu kepercayaan yang di klaim agama oleh manusia yang sesat terdahulu, intinya pasrah mereka anggap semua itu agama baik.

Akhirnya mereka memilih taqlid buta, mengikuti tanpa mau melihat dasar dan alasannya yang penting ngikut. Terbukti taqlid butanya mayoritas umat islam karena ulil amrinya baik dari pemerintahan negara maupun dari ulil amri dari pemerintahan agama sudah mengakui bahkan telah meresmikan agama-agama buatan manusia sesat tersebut. Kenapa mereka bisa begitu? karena mayoritas ulil amri baik dari pemerintahan negara maupun ulil amri dari pemerintah agama taqlid buta semua, dan mayoritas mereka ahli bidah semua dan masuk kedalam islam golongan, yang di ketuai oleh Mui/ketua golongan dalam islam, dan ketua golongan ini dalam kuasa penuh golongan no 2 di indonesia, jadi tidakk aneh jika MUI lebih memihak ke kepada golongan no 2 tersebut.

Menurut Al-Qur’an yang mengatakan semua agama buatan manusia sesat itu baik tanpa mengingkari sedikitpun dalam hatinya ternyata umat islam dari pengikut islam golongan, terutama dari golongan no 2 di indonesia tersebut, yang pemahaman nya mereka hampir 11-12 dengan non muslim/kafir, berarti mereka umat islam yang tidak jauh bedanya dengan kafir yang taqlid buta dan fanatik buta. Yang menyembah rahib-rahib mereka.

Sebenarnya jika semua agama baik. Sudah pasti agama tersebut mengajak menyembah Allah, mengajak mentauhidkan Allah, tidak mengajak untuk mempersekutukannya. Jika umat islam mendukung agama buatan manusia kafir berarti telah anda tidak sadari anda telah membantu mengembangkan kesesatan di muka bumi ini.

Perlu di ketahui semua Nabi sejak awal manusia di ciptakan atau di turunkan di planet bumi di bawah langit pertama yang kita tempatin ini yaitu Nabi Adam As agamanya adalah islam. Semua Nabi dan Rosul baik yang tercantum dalam qur’an maupun tidak tercantum semua agamanya islam mereka mengajak menyembah Allah Subhana Wataala. Walaupun cara beribadahnya berbeda, tapi semua nabi agamanya islam mengajak menyembah Allah, dan seluruh nya cara beribadah telah di sempurna kan oleh nabi kita yaitu Rosul Muhammad Sallahu Alaihi Salam.

Allah Azza wa Jalla berfirman:
Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu. (Al-Maa-idah:3).

Orang yg mengatakan selain islam itu agama karena mereka taqlid buta atau mengikuti tanpa mau berpikir luas. Akhirnya pasrah mengikuti apa kata banyak orang, di tambah di tempat sekolah, di pondok, di tempat kuliah dan sejenisnya mereka di bumbui dan di cekokin yang namanya fanatik buta dan taqlid buta oleh guru-gurunya, ustadz-ustadznya. Jadi tidakak aneh buat yang berpendidikan tinggi jika makin taqlid buta dan fanatik buta. Dan Karena mereka dari mayoritas islam golongan banyak di takut takuti oleh ustadz dan kiay nya, kebanyakan ustadz nya , mengatakan ”awas jangan belajar Qur’an sendiri nanti tersesat”, akhirnya mereka banyak yang takut mempelajari Qur’an sendiri/menggali ilmu di dalamnya sendiri. Akhirnya memilih menbaca qur’an hanya arabnya saja sudah merasa cukup dan tidak sedikit qur’an hanya buat pajangan saja, jarang di baca, hanya di baca ketika waktu tertentu atau acara-acara lainnya itupun kebut-kebutan dan ada yang baca berjamaah teriak-teriak tidak jelas, inilah penyebab salah satunya pembodohan hasil dari taqlid buta.

Padahal mereka banyak yang tau, mereka juga berpedoman dengan Qur’an dan quran sendiri mengatakan pedoman bagi orang yang mau berfikir. Namun tidak sedikit orang-orang yang mau berfikir. Telah jelas terdapat banyak Ayat-ayat di falam Al quran yang menyeru kita untuk berfikir. Salah satunya yaitu : Qur’an untuk menjadi petunjukdan peringatan bagi orang-orang yang berfikir. (QS Ghafi: 54).

Dan masih banyak lagi ayat Qur’an yang memerintahkan kita untuk berfikir secara luas bahwa kristen , katolik, hindu, budha dan konghucu dan masih banyak lagi itu semua bukan agama tapi sebuah kepercayaan orang-orang yang taqlid buta dan fanatik buta terdahulu atau keyakinan orang islam yang musrik dan murtad yang terdahulu yang di taqlid-i banyak orang dari jaman ke jaman.

Penulis beri sedikit atau sepintas contoh kristen itu buatan Paulus/orang sesat pada jaman nabi isa As. Dan pada Akhirnya orang yang taqlid buta menganggapnya sebagai agama. Hingga sekarang. Bahkan sebutan untuk kaum nabi isa dan nabi musa yaitu yahudi dan nasrani pun sudah di ambil alih oleh mereka pada akhirnya kata yahudi dan nasrani pun jadi resmi milik orang kafir. Mereka jadikan untuk penyebutan sebuah agama karya mereka.

Akhirnya Allah subhaba wataala menetapkan dalam Qur’an yahudi dan nasrani sebutan untuk orang-orang kafir. Wallohu alm.

Comment

tags:

Populer post