20 Ramadhan 1440 H

Sampaikanlah kebenaran.

Kategori Kritikan
Di lihat 306 kali

25 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Oleh:Dwiwap.com

Rasullullah Shalallahu Alaihi salam bersabda: Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.

Tentunya apa yang kita sampaikan yaitu tentang islam yang kaffah yang sesuai dengan perintah Allah dan Rosulnya, bukan sesuai selera kita, bukan sesuai kata ustadz, bukan sesuai kata guru, bukan sesuai kata kaiy, bukan sesui kata kebanyakan orang, bukan sesuai neneng moyang/buyut dan sebagainya.

Sampaikan terus kebenaran walau hanya 1 ayat atau sepatah kata, jangan takut di benci, di kucilkan atau takut tidak di teman dan sejenisnya.

Biarkan mereka membenci dan memandang sebelah mata terhadap kita, mengejek kita, biarkan mereka menganggap kita gila dan berbagai anggapan sejenisnya, suatu saat mereka yang membenci dan memandang sebelah mata akan bertanya-tanya dengan diri mereka sendiri: mengapa membenci, mengapa memandang sebelah mata. Akhirnya jika hidayah Allah sudah di terima nya. Insyaallah suatu saat mereka akan sadar. Bahwa selama ini mereka keras mempertahankan tradisi dan bid’ah seolah-olah semua itu ajaran islam atau bagian dari agama Allah.

Dan juga insyaallah, pada akhirnya nanti yang membenci akan sadar, atau suatu  saat nanti mereka akan menyadari bahwa mereka menjalankan agama islam ini tidak sesuai dengan tuntunan atau yang di sariatkan Allah dan rasulnya dalam islam yang sudah di csp sempurna ini.

Sampaikan terus sebisa anda menyampaikan, tentunya apa yang anda sampaikan anda pun harus mempraktekan, bukan hanya lain di dunia maya lain di dunia nyata. Tentunya terutama yang berkaitan dengan islam yang kaffah masalah ahlak dan etika dengan sendirinya akan ngikut dengan seiring nya waktu berjalan.

Misal anda mampu menyampekan melalui tulisan silahkan sampaikan dengan tulisan, namun penyampaian ini harus terlebih dulu anda praktekan. Jika anda menyampekan kebenaran islam yang hak/kaffah, namun anda sendiri di dunia nyata pelaku bidah, dan tidak menjalankan sunnah nabi, pastikan jika demikian, anda harus mendakwai diri sendiri terlebih dahulu. Penulis pun sering mendskwahi diri sendiri melalui mendengar ceramah-ceramah yang ilmiah, melalui mendengar murattal+terjemahan dan sejenisnya.

Karena jika anda belum memraktekan langsung yang anda sampaikan ke orang dan anda sendiri pelaku bidah berarti anda maap modus bin munafik. Ini banyak terjadi. Alhamdulillah penulis bisa mempraktekkan atau mengingkari terang-terangan baik di dunia maya maupun dunia nya tentang yang berkaitan dengan bid’ah tersebut namun bukan berarti penulis juga tidak lepas dari sifat munafik tersebut, namun setidaknya penulis menyadari. Jika di dunia nyata tidak bisa mengingkari berarti anda dakwah di fb hanya cari sensasi, like, dan sejenisnya.

Banyak diantara mereka sejatinya ahli bidah di dunia nyata, namun di dunia maya ngaku ahli sunnah namun tidak pernah menjalankan sunnah. Tapi dalam postingan nya terlihat nyunah, namun tidak apa-apa semoga lambat atsu cepat suatu saat nanti hidayah benar-benar datang kepada anda. Dan pada akhirnya anda benar-benar bisa mengingkari bid’ah dengan terang-terangan tanpa modus di dunia maya. Aamiin.

Comment

0Shares

Populer post