12 Jumadil Awwal 1440 H

Mengingkari Kebenaran

Kategori Motivasi
Di lihat 134 kali

Hits: 13

Oleh: Dwiwap.com

Kadang manusia Merasa benar sehingga tidak ingin di Nasihati. Menurutnya, untuk apa mendengar perkataan orang lain. Kalau dirinya sudah melakukan hal yang benar?

Tetapi apakah anda yakin kalau dirimu sudah benar?
Sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia (HR. muslim).

Belum tentu orang yang anda percayai atau anda lakukan itu 100% benar.
Alloh kadang ingin menasihatimu/menasehati kita melalui nasihat orang lain yang datang kepadamu. jika anda menolak nasihatnya, artinya anda mengingkari kebenaran. Jika anda menolak kebenaran, walaupun itu datang dari mulut seorang anak paut, berarti anda mengingkari Allah. Karena kebenaran yang sesungguhnya datang dari Allah.

Jangan menasehati orang bodoh karena ia akan membencimu.
Nasihatilah orang yang berakal karena ia akan mencintaimu.

Orang bodoh kalau di nasihati pasti akan marah mereka bilang “untuk apa sih kamu ikut campur urusan saya? Saya udah tau dan ngerti. Saya sudah benar. Tidak perlu di nasehati lagi” orang seperti ini akan marah akan membenci orang yang menasehatinya walaupun sebenarnya untuk kebaikan dirinya.

Tetapi menurut prnulus orang pintar dan cerdas jika di nasehati akan menerima dengan lapang dada. “Oh mungkin ada kesalahan yang aku tidak bisa ¬†melihat, tetapi di liat orang lain. Mungkin dia sayang kepadaku, jadi aku beri tahu agar tidak salah lagi”.

Orang seperti ini menerima dengan kebenaran dengan tulus, walau sekalipun menyakitkan. Ia akan menghargai semua nasihat, kritik atau saran yang datang kepadanya. Karena dia tahu semua itu demi kebaikan dirinya. Dia akan berterimakasih kepada siapapun yang menasehati dan menunjukkan ke jalan yang baik. Ia akan menyayangi atau menghargai orang-orang yang telah “bersusah payah” menasehati dirinya.

comments

tags: