19 Zulhijjah 1440 H

726 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Oleh: Dwiwap.com

Telah kritis keyakinan tentang nabi isa.

Benarkah nabi Isa As masih hidup, akan turun di akhir zaman, membunuh babi, mematahkan salib, membunuh dajjal, memenuhi bumi dengan keadilan, seperti yang di fahami oleh mayoritas masyarakat Indonesia.

Sebelum penulis mengkritik pemahaman mayoritas umat islam tersebut mari kita simak dari beberapa terjemahan Qs berikut ini. Yang artinya:

1. (Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya. (Qs: Al Imran:55).

2. Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina). (An Nisa:156).

3. dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (An Nisa:157).

4. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An Nisa:158).

5. Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (An Nisa:159).

Terkait Qs tersebut banyak seluruh kaum muslimin di seluruh dunia bersikeras meyakini bahwa nabi isa masih hidup dan akan kembali kedunia dan umat islam seluruh nya sepakat terhadap makna yang disebutkan dalam banyak hadis yang katanya mutawatir, bahwa Nabi Isa As berada di langit, masih hidup, akan turun di akhir zaman, membunuh babi, mematahkan salib, membunuh dajjal, memenuhi bumi dengan keadilan, dan syariat yang di bawa oleh Nabi Muhammad Saw, beliau juga berhaji ke Ka’bah, dan tinggal di muka bumi selama 24 tahun. Ada yang mengatakan selama 40 tahun. Dan sebagian mereka baik yang salafi atau pengikut Islam golongan berdalil dengan Qs An Nisa:159 diatas untuk menguatkan argumen nya terkait nabi Isa akan hidup kembali. Seluruh mayoritas kaum muslimin mengklaim dan benar-benar bersikeras meyakini bahwa nabi isa As akan hidup kembali namun penulis benar-benar mengingkari faham mereka yang bermodal taqlid buta tersebut. Memang itu dasarnya dari berbagai hadits, namun menurut penulis hadits tersebut sudah ternodai oleh program orentalis Yahudi dan Nasrani.

Menurut penulis ayat yang menjelaskan bahwa Nabi isa “diangkat” seperti yang di jelaskan dalam QS. Al Imran : 55 dan QS An Nisaa : 158 itu berlaku ketika itu/ketika nabi isa mau dibunuh lalu Allah mengangkatnya kepada-Nya. Karena untuk menyelamatkan Nabi isa As tersebut. Setelah itu Nabi Isa As tetap di wafatkan oleh Allah sebagaimana manusia biasa lainnya. Yaitu sebagaimana firman Allah yang artinya: Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan. (Al-Ankabut/29:57)

Namun beliau Nabi Isa As diwafatkan dimana oleh Allah biarkan menjadi kuasa dan rahasia-Nya, namun yang pasti Allah mewafatkan di bumi, karena manusia awalnya dari tanah maka akan kembali ketanah di bumi ini banyak Qs yang mendukung nya. Dan yang pasti juga nabi isa As sudah meninggal bukan masih hidup sebagaimana firman Allah dalam Qs Al-Ankabut/29:57 diatas.

Menurut teori penulis, wah kaya frofesor aja nih🤭. Menurut penulis adanya planet-planet dan tata surya bukan hanya di bawah langit pertama yang kita tempatin ini saja. Di langit ke dua dan hingga ketujuhpun ada planet-planet dan tata surya. Meskipun nabi Adam As manusia pertama oleh Allah turunkan di planet  bumi bawah langit pertama, namun tidak menutup kemungkinan dan juga tidak mustahil Allah menciptakan planet bumi dalam setiap langit sebagaimana di langit yang kita tempatin ini. Pemahaman ini memang sangat melawan arus pemahaman mayoritas manusia di dunia ini. Mungkin diantara pembaca akan mengecap penulis error silahkan.😊

Jadi terkait mengenai Nabi Isa di angkat sesuai yang di jelaskan dalam Qs diatas memang betul nabi isa As di angkat, masalah diangkat nya kemana itu biarkan menjadi rahasia Allah, namun setelah itu Allah tetep menurunkan/mengembalikan dan mewafatkannya, entah wafat di bumi langit pertama atau kedua dan seterusnya biarkan menjadi rahasia Allah.

Jadi kepercayaan masyarakat umat islam seluruh dunia bahwa mengira nabi Isa As masih hidup dan akan turun kembali itu bathil itu semua akibat taqlid buta yang berlebihan. Seluruh kaum muslimin hampir dalam seluruh dunia meyakini nabi isa masih hidup dan akan kembali di bumi menumpas dajjal. Penulis rasa ini mereka terjebak dan termakan program orentalis yahudi dsn nasrani yang untuk mencetak taqlid buta.

Jika demikian yang terjadi apa bedanya dengan faham kaum Nasrani dan Yahudi… Yang meyakini bahwa Nabi Isa As meninggal dunia dalam kayu salib. Penyalipan ini sangat penting menurut mereka karena berkaitan langsung dengan doktrin pengampunan dosa asal. Yang mereka maksud dengan dosa asal adalah dosa warisan yang secara turun temurun diwariskan oleh Nabi Adam As dan Siti Hawa kepada semua manusia akibat memakan buah khuldi di surga. Dosa asal tersebut kemudian ditebus oleh Nabi Isa As dengan penyaliban dirinya di kayu salib hingga meninggal dunia. Jika demikian enak dong orang-orang yag berbuat dosa tidak di mintai pertanggung jawaban.

Tidak jauh beda dengan keyakinan mayoritas umat islam, yang sebenarnya saling menguatkan keyakinan tersebut namun tiada ketara. Yang orang kafir bersikeras mengklaim nabi Isa meninggal di kayu salib dan mayoritas umat uslam mengklaim masih hidup dan akan kembali.

Dalil mayoritas gunakan yang memperkuat keyakinan nya yaitu QS. Az Zukhruf : 61 dan QS. An Nisa’ 4 : 159. Yang artinya sebagai berikut:

Sesungguhnyaa Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (QS. Az Zukhruf : 61).

Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepada Isa (As) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (QS. An Nisa’ 4 : 159).

Dalam tafsir ibnu Katsir di jelaskan, yang sekarang di gunakan oleh mayoritas umat islam. Namun menurut penulis ahli tafsirpun tidak semua tafsir nya bisa di jadikan tolok ukur. Meskipun hidup mereka lebih mendekati jaman Nabi. Mereka juga manusia biasa tidak luput dari salah dan dosa.

Menurut penulis terkait QS Az Zukhruf:61. Itu di tujukan kepada kaum nabi Isa terdahulu untuk meyakinkan kepada mereka bahwa apa yang di utuskan oleh Allah kepada nabi Isa itu benar. Karena pada jaman ketika itu banyak kaum nabi Isa yang mengingkari apa yang di sampaikan oleh nabi Isa As, seperti mengingkari adanya hari kiamat dan sebagainya.

Dan dalam QS An Nisa 4:159. Yang yang artinya:
”Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepada Isa (As) sebelum kematiannya”. Maksudnya tidak ada seorangpun dari orang kafir yang beriman kepada nabi Isa As kecuali menjelang kematian di hari kiamat.

”Dan di hari kiamat nanti Isa As itu akan menjadi saksi terhadap mereka”. Ini ayat tidak usah di tafsirkan sudah jelas. Menjadi saksi maksudnya menjadi saksi di akhirat kelak.

Lagi dlm perbaikan dan bersambung 😊

Comment

tags:

Populer post