12 Sya'ban 1440 H

Bid’ah biang perpecahan.

Kategori Kritikan
Di lihat 331 kali

Hits: 112


Oleh: Dwiwap.com

Aku benci dengan bid’ah, aku muak dengan bid’ah, aku juga benci dengan orang berbuat bid’ah namun bukan benci dengan orangnya. Karena pelaku bid’ah mayoritas membodohin diri dan nunjukin pembodohan.

Bid’ah lebih disukai iblis dari pada kemaksiatan lainnya, karena pelaku bidah tidak merasa dirinya berbuat kesesatan dan sulit untuk bertaubat, sedangkan pelaku maksiat lainnya mudah untuk bertaubat dan menyadari bahwa dirinya berbuat kesesatan.

Selain bid’ah itu di sukai iblis, bid’ah juga menyebabkan terpecah belah antar sesama muslim, membuat hubungan renggang, slek antar kerabat, tetangga bahkan juga antar saudara sekandung itulah mengapa, Rosullulloh memperingatkan dan mewanti-wanti untuk menjauhi bid’ah dalam salah satu haditsnya yang di riwayatkan oleh abu Dawud beliau bersabda yang artinya: Jauhilah semua perkara baru (dalam agama), karena semua perkara baru (dalam agama) adalah bid’ah, dan semua bid’ah merupakan kesesatan.

Itulah sebabnya Rasullullah menyuruh menghindari bid’ah, karena bid’ah biang kehancuran dan perpecahan, itulah kenapa sebabnya bid’ah lebih di sukai iblis dan setan, karena bid’ah paling mudah untuk mengadu domba dan menyesatkan manusia yang tiada ketara, namun pelakunya tidak merasa tersesat sedikitpun. Selain bid’ah menyebabkan seperti yang aku sebutkan diatas bid’ah juga bisa mematikan sunnah bahkan yang wajib.

Anda perhatikan disekitar anda ketika ngamalin bid’ah/kesesatan mereka pada datang semua islam KTP pun yang biasa judi, mabok, dan sebagainya kompak datang nyamar seperti orang alim gunain sarung, busana muslim dan kopyah putih. Giliran yang wajib dan sunnah mereka pandang sebelah mata, coba anda perhatikan ketika azdan telah tiba apa mereka ada yang buru-buru mendatangi untuk shalat berjamaah jangan kan yang islam ktp, yang tidak islam ktp saja jarang yang mendatangi nya mayoritas manusia berat dengan aktivitas nya dari menyempatkan panggilan Allah, namun giliran itu perkara bid’ah/kesesatan di datangi buru-buru, seolah-olah melebihi dari yang wajib dan sunnah, inilah yang di msksut bidah mematikan sunnah bahkan yang wajib, dan juga yang di sebut pembodohan.

Masih bersambung…dan perbaikan..

Comment

2Shares
tags:

Populer post